Print Shortlink

Spoiler Alert Persona 5

Pembunuh di ruang interogasi
Bagi yang tidak memainkan gamenya, pasti cukup terkejut dengna ending nya. Semuanya berakhir begitu saja dengan Akechi menembak mati sang protagonis dalam ruang interogasi. Terdapat adegan post- credit singkat, dimana Ryuuji berkata “Nante ne” atau “Cuma bercanda”. hal ini karena Ryuuju tahu, Akechi bukan datang untuk menyelamatkan Ren dan Akechi baru saja terjebak dalam rencana mereka, the Phantom Thief.

Apakah Amamiya Ren mati?
Tidak, karena Ren yang ditembak oleh Akechi saat itu adalah Ren dalam dunia kognitif (shadow). Jadi, Ren dalam real life masih hidup. Ini juga menjadi tujuan Ren meminta Jaksa Nijima untuk menunjukkan ponselnya pada Akechi agar dapat mengaktifkan metanav (oleh Futaba) sehingga mereka masuk ke dalam metaverse. Dan semua ini adalah rencana Phantom Thief untuk menjebak Akechi sejak awal.

Kecurigaan terhadap Akechi Goro
Akechi melakukan satu kesalahan fatal, yaitu ia secara tidak sadar memberi tahu bahwa ia dapat mendengar suara Morgana (hanya orang yang telah masuk metaverse yang dapat mendengar suara Morgana). Hal ini terjadi ketika Morgana menyebut “pancake” dengan member Phantom Thief lain nya, lalu Akechi mendengarnya dari kejauhan dan menanyakan tentang pancake tersebut. Ini menjadi awal mula kecurigaan mereka terhadap Akechi.

Rencana penyergapan dalam palace
Belum cukup bukti, Phantom Thief melakukan tindakan lanjut untuk menyelelidiki motif Akechi sebenarnya dengan menyadap ponselnya. Ketika Futuba merasa kagum dengan ponsel Akechi lalu mengabilnya, itu sebenarnya akting untuk menginstall apliaksi penyadap di ponselnya. Berjalannya waktu, mereka mendapat bukti bahwa Akechi berencana membuat Phantom Thief disegap dalam Palace kakanya Makoto, Jaksa Nijima